Perawan Sang Hyang

Wednesday, February 18th, 2009

Oleh: Metta Dian
dimuat di Femina no.5/XXXVII/2009

Pagi buta. Mémé membangunkan Swasti untuk menyiapkan canang. Sebenarnya semalam pun gadis berumur 14 tahun itu sudah membuat seratus canang seperti biasa.
“Bija untuk cananglupa belum kau masukkan.” kata Mémé.
Setelah menguap dua kali dan melipat selimut sembarangan Swasti berjalan menuju dapur yang terpisah dari rumah utama. Ia melewati sebuah jembatan batu [...]

“Perawan Sang Hyang” Dimata Mereka yang Terdekat

Wednesday, February 18th, 2009

Akhirnya saya baca juga cerpen pertama karya sendiri yang dimuat di media massa. Mungkin ini sesuatu hal yang berlebihan bagi mereka yang sudah punya nama. Tapi buat saya ini hal yang sama sekali baru.
Berawal dari “ketahuan” yang terlambat. Berkenalan dengan seseorang yang kebetulan sudah membaca cerpen ini di Femina no. 5/XXXVII/2009. Sedang saya sendiri tidak [...]

Lumayan, Dapat Penghargaan dari Sayembara Menulis Cerpen Femina 2008

Friday, November 28th, 2008

Wuiiiih…
Siapa sangka dapat penghargaan dari Femina dalam Sayembara Menulis Cerpen Femina 2008. Saya mengirimkan salah satu koleksi cerpen saya ke majalah ini tanpa target apa-apa, karena kesadaran diri akan kualitas, yaaah…siapa sih saya? Juga dengan kemungkinan naskah yang saya kirim akan terlambat sampai di meja redaksi karena ketika saya kirim via pos hanya tinggal H-2 [...]