Perawan Sang Hyang
Wednesday, February 18th, 2009Oleh: Metta Dian
dimuat di Femina no.5/XXXVII/2009
Pagi buta. Mémé membangunkan Swasti untuk menyiapkan canang. Sebenarnya semalam pun gadis berumur 14 tahun itu sudah membuat seratus canang seperti biasa.
“Bija untuk cananglupa belum kau masukkan.” kata Mémé.
Setelah menguap dua kali dan melipat selimut sembarangan Swasti berjalan menuju dapur yang terpisah dari rumah utama. Ia melewati sebuah jembatan batu [...]







